Dimuat di Rubrik Konek Suara Merdeka, Minggu 29 Januari 2012
editor: asep bs
Indonesia menjadi salah satu negara yang sering berlangganan gempa bumi, hal ini dikarenakan letaknya yang berada diantara dua lempeng besar yang saling berdesakan , yaitu lempeng eurasia dan lempeng australia. Dengan adanya hal tersebut, tak pelak daerah Indonesia sering diguncang gempa, baik yang kecil maupun yang besar hingga tidak jarang menimbulkan korban jiwa. Adanya korban jiwa ini dikarenakan minimnya informasi yang didapatkan oleh masyarakat tentang gempa yang sedang berlangsung di daerahnya.
Sekarang ini kemajuan teknologi informasi, dapat membantu masyarakat untuk mengetahui peringatan dini atas adanya gempa. Siaran televisi atau membuka situs resmi BMKG (http://www.bmkg.go.id) melalui komputer yang tersambung internet dapat menjadi solusi. Akan tetapi kurang begitu praktis mengingat pengakses televisi atau internet di PC pastilah orang-orang yang berada di rumah atau paling tidak, mereka yang dekat dengan jangkauan perangkat elektonik tersebut. Lantas bagaimana dengan orang yang berada di luar rumah atau jauh dari jangkauan perangkat televisi atau PC? Alternatif yang paling sesuai bagi mereka untuk mengetahui update gempa terbaru pastinya melalui “genggaman” atau ponsel. Ponsel merupakan piranti yang sudah menjadi perangkat yang diandalkan bagi msyarakat moderen sekarang ini. 





