Domain untuk website konten pornografi yaitu xxx (triple x) telah mulai dijual untuk umum dan rencananya akan live pada Desember ini. Dikabarkan 100 ribu domain xxx telah dibeli dan disetujui oleh otoritas domain internet, ICANN (Internet corporation for assigned names and numbers) Itu tandanya, akan ada 100 ribu lebih situs porno yang akan bertebaran di Internet beberapa hari lagi.
Pro dan Kontra adanya legalisasi domain triple-x ini bermunculan, banyak yang menentang adanya domain yang identik dengan website porno ini. Namun pihal regulator sendiri bersikukuh bahwa adanya domain triple-x ini justru akan melindungi pengguna internet karena adanya pengelompokan situs porno, sehingga penyaringan terhadap situs dewasa lebih mudah dengan adanya domain .xxx. Selain itu, ICM Registry sebagai pembantu penciptaan domain xxx, juga mengklaim bahwa domain .xxx akan lebih aman, karena website .xxx akan discan setiap hari oleh vendor anti virus McAfee.
Perlunya Pencegahan Dini
Orang tua tentunya akan merasa was-was dengan dilegalkannya situs berdomain .xxx. Apalagi kebutuhan akan internet bagi anak untuk menunjang pendidikan sangat dibutuhkan pada saat ini. Orang tua pastinya khawatir dan takut, jika anaknya belajar di internet akan“nyambi” membuka situs porno, baik yang berdomain .xxx atau dengan domain biasa. Peran serta Pemerintah pastinya sangat diperlukan dalam pemblokiran situs-situs porno yang meresahkan ini. Namun, apakah kita akan bergantung terus terhadap pemerintah? Pencegahan dini dapat dilakukan oleh kita dengan memproteksi komputer rumah atau komputer di sekolah. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk melakukan perlindungan Internet ini. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti menggunakan DNS anti pornografi seperti Nawala. Nawala menyediakan DNS 180.131.144.144 dan 180.131.145.145 yang dapat dipasang di dalam pengaturan DNS komputer. Atau jika ingin lebih ampuh dan praktis, dapat dengan memasang software gratis anti pornografi, seperti K9 Web protection. Software gratis ini dapat diunduh secara gratis melalui situs resminya di http://www1.k9webprotection.com/getk9/index.php . Setelah masuk ke dalam website, isikan form yang telah disediakan, lalu klik tombol Request License. Setelah itu, link download akan dikirimkan ke dalam Email milik anda. Klik Link untuk unduh tersebut , dan akan terjadi proses mengunduh seftware. Setelah software selesai diunduh, kita dapat instal software tersebut. Instalasi software ini cukuplah mudah seperti instalasi software lainnya. Kita hanya perlu memasukkan kode lisensi yang sudah terkirim di dalam Email, dan menentukan password untuk admin, agar software tidak dapat di hapus/uninstall dari komputer oleh pengguna lain. Oleh karena itulah , pastikan password tidak diketahui oleh orang selain admin komputer kita. Setelah proses instalasi selesai, di dalam Menu Admin Software K9 Web protection terdapat menu –menu yang digunakan untuk mengatur kategori web yang akan diblokir agar tidak bisa dibuka. Selain dapat memblokir sesuai kategori dan alamat website, software ini juga dapat digunakan untuk memblokir pornografi melalui keyword/kata kunci pada mesin pencari.Dengan demikian, pada saat mencari pornografi melalui mesin pencari seperti Google juga akan dibendung.
Selain pencegahan pornografi di Internet dengan pendekatan teknologi, perlu juga dilakukan pencegahan dengan pendekatan psikologi, seperti menemani anak pada saat membuka internet dan menempatkan komputer untuk internet di ruangan yang mudah dipantau oleh lingkungan. Dengan demikian, jika penggunaan Internet dilakukan dengan sehat, maka ancaman akan Pornografi seperti menjamurnya domain xxx bisa terbendung dari awal.
Untuk lebih memaksimalkan dalam penanganan Pornografi di Internet, dapat di baca buku "Parenting Pornografi di Internet".





0 komentar:
Poskan Komentar